Warga Natuna Antusias Sambut Kepulangan Daeng Rusnadi

MEDAKO.CO.ID – NATUNA, Setelah 8 tahun 5 bulan menjalani hukuman di Lapas Tanjungpinang karena kasus korupsi, mantan Bupati Natuna periode 2004-2009, Daeng Rusnadi akhirnya bebas.

Bebasnya Daeng ini disambut pihak keluarga, tokoh dan masyarakat Natuna dan sejumlah guru dan PNS dilingkungan Pemkab Natuna setiba di Bandara Ranai menggunakan pesawat Wing Air dari Batam, Selasa (20/03/2018) siang.

Pantauan di Bandara Ranai, Daeng Rusnadi didampingi sang Istri yang menjabat sebagai Wakil Bupati Natuna periode 2016-2021, Ngesti Yuni Suprapti disambut tokoh dan masyarakat mulai dari anak-anak hingga bapak-bapak yang diiringi marawis dan kompang.

Bahkan juga tampak sejumlah anggota DPRD seperti, Wan Sofyan, Raja Marzuni, Baharuddin dan Eri Marka.

Di pintu gerbang masuk bandara juga tampak relawan yang dibantu siswa Pramuka untuk membagikan makanan dan minuman. Informasi yang diterima dari salah seorang relawan, Purwadi menyebutkan lebih dari 2000 bungkus nasi yang di sediakan.

Puluhan anggota Polisi dari Polres Natuna dari lantas dan intel juga tampak berjaga dan mengamankan kedatangan Daeng Rusnadi yang pernah menjabat Ketua DPRD Natuna periode 2000-2004 ini.

Ibarat pahlwan yang pulang dari perang, satu persatu masyarakat Natuna bersalaman dengan Daeng Rusnadi. Bahkan ada warga yang telah menunggu di bandara dari pagi.

Di raut wajah Daeng Rusnadi yang memakai baju koko putih dan kopiah hitam berbalut rimple kuning keemasan tanpak tersenyum dengan wajah berseri-seri.

Sekali kali keluar dari ucapan takbir Allahu Akbar diiringi oleh masyarakat yang hadir.

Selanjutnya dilakukan tepung tawar oleh tokoh adat setempat dan ucapan selamat datang serta didoakan supaya dijauhkan dari hal yang buruk dan diberikan keselamatan dan kesuksesan.

Usai tepung tawar dan doa, Daeng Rusnadi kepada masyarakat menyampaikan rasa syukur telah bebas dari penjara.

“Selama 8 tahun 5 bulan menjalani hukuman di penjara, banyak ilmu dan pelajaran yang didapat. Semuanya itu akan merupakan pengalaman yang paling berharga,” kata Daeng Rusnadi dengan canda dan diiringi tepuk tangan oleh warga yang hadir.

Dikatakan Daeng, setelah bebas ini, ia akan menenangkan diri dan menghabiskan masa bersama keluarga.

“Alhamdulillah sekarang sudah bebas, dan akan dilakukan evaluasi apa yang telah kita lakukan. Dan ternyata hari ini saya masih baik dan masih seperti yang dulu,” kata dia dengan bercanda.

Usai dari bandara ini kata Daeng dirinya langsung ke Masjid Agung Natuna untuk melaksanakan sholat Zuhur dan selanjutnya ke makam orang tuanya, Daeng Kabli di Taman Bahagia, Air Lakon, Ranai.

Diakhir sambutannya Daeng Rusnadi menyampaikan terima kasih kepada pihak Lanud Raden Sadjad yang telah membuka ruang bagi yang warga dalam penyambutannya.

“Kenapa banyak warga menyambut kedatangan saya karena ada kedekatan emosional juga dengan pihak Lanud ini,” sebut pak Daeng biasa dipanggil warga. (medako.co.id)

Bagikan

Recommended For You

About the Author: Redaksi Harian Metropolitan