Lanjutkan Pembangunan Irigasi, Pemda Apresiasi Kinerja BWSS IV

Natuna-(harianmetropolitan.co.id). Terbatasnya anggaran pemerintah Kabupaten Natuna membuat sejumlah percepatan pembangunan insfrastruktur melambat. Oleh sebab itu, pemerintah daerah terus berupaya mendapatkan kegiatan dari tingkat kementrian, seperti pembangunan saluran irigasi di desa Air Lengit.

Pada acara sosialisasi pekerjaan pembangunan daerah irigasi Tapau kanan dan peningkatan jaringan daerah irigasi Tapau kiri, Selasa 3 April 2018 lalu, Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti mengatakan, potensi sumber daya alam di Kecamatan Bunguran Batubi dan Bunguran Tengah sangat subur. Masyarakat juga lihai bercocok tanam dan bertani. Namun, agar lahan lebih produktif, perlu sarana dan prasarana, seperti  aliran irigasi. “Kami sangat berterima kasih pada bantuan pemerintah pusat melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) IV, karena sudah  meningkatkan saluran  irigasi di kedua kecamatan,” ucap Ngesti semangat.

Ia terus memberi apresiasi sebesar besarnya, atas kinerja BWSS IV terhadap sektor pertanian di kabupaten Natuna. Namun, Ia meminta, dalam proses pembangunan, setiap ada masalah, agar di bicarakan dengan baik, seperti masalah pembebasan lahan. “Mohon pembangunanya di kerjakan secara maksimal, agar tidak ada masalah di kemudian hari, sehingga masyarakat bisa cepat merasakan manfaatnya. Sekaligus pihak kontraktor melibatkan masyarakat tempatandalam proses pengerjaanya,”tambahnya.

Sementara itu, pejabat pembuat komitmen irigasi dan rawa SNVT Pelaksanaan Jaringan Pemanfaat Air Sumatera IV Kepulauan Riau, Eris Hendrabuana dalam pidatonya menjelaskan, akan ada pembangunan waduk kanan terdiri dari dua paket pekerjaan dengan panjang aliran 25.4 Km. Selain itu, pada pekerjaan tanggul sebelah kiri terdapat pekerjaan peningkatan, seperti peninggian tanggul dan berbagai perbaikan untuk meningkatkan fungsi irigasi.

(Sejumlah Kepala Desa Dari Kecamatan Bunguran Tengah, dan Bunguran Batubi)

Dalam realisasi program kerja ini, Eris sangat berharap adanya kerjasama dari semua pihak, terutama masyarakat jika menemukan penyimpangan dalam pelaksanaan pembangunan. “Masyarakat bisa  melapor ke  pihak BWSS,” ucapnya meyakinkan.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara pihak BWSS, Pemerintah Kecamatan dan masyarakat setempat. Dalam acara tersebut, turut hadir Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Kepala BP3D Kabupaten Natuna, Perwakilan Dinas PUPR Kabupaten Natuna, Camat Bunguran Tengah, Camat Bunguran Batubi dan rombongan BWSS IV. >>REDAKSI

 

Bagikan
  • 6
    Shares

Recommended For You

About the Author: Redaksi Harian Metropolitan