Gubernur Jambi Ajak Seluruh Masyarakat Hidup Bergotong-Royong

harianmetropolitan.co.id, Jambi- Gubernur Jambi, Fachrori Umar, yang diwakili Staf Ahli Gubernur Jambi Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Asraf mengajak semua pihak untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong. Hal ini ia sampaikan dalam Pembukaan Puncak Peringatan  Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Ke-16, di Lapangan Merdeka Sungai Penuh, Selasa 8 September 2019.

Pembukaan BBGRM, HAN dan G-TTG ditandai dengan pemukulan gong oleh Staf Ahli Gubernur yang didampingi Walikota Sungai Penuh.

Dalam sambutan tertulis Gubernur Jambi, yang dibacakan Staf Ahli Gubernur, menegaskan, kegiatan BBGRM (G-TTG) dan Hari Anak Tingkat Provinsi Jambi 2019 merupakan momentum penting dalam upaya meningkatkan semangat kebersamaan, kekeluargaan, dan gotong royong dalam pembangunan, serta pemeliharaan hasil-hasil pembangunan, guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pelaksanaan pembangunan. Sebab, pelaksanaan pembangunan tentunya tidak bisa dilakukan oleh pemerintah, namun butuh dukungan dari semua pihak.

Sementara itu, Walikota Sungai Penuh, H.Asafri Jaya Bakri (AJB) menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jambi yang telah mempercayai dan memilih Kota Sungai Penuh sebagai penyelenggara peringatan BBGRM, HAN dan G-TTG.

AJB mengatakan, bahwa gotong royong merupakan pondasi untuk pembangunan di setiap daerah, dan berharap dengan BBGRM bisa meningkatkan semangat gotong royong serta menjaga warisan leluruh dan budaya gotong royong, yang harus harus tetap ada di masyarakat.

Sebelumnya, Ketua Penyelenggara, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Provinsi Jambi, Dra.Luthfiah menyampaikan, tujuan BBGRM mengajak dan memberikan kesadaran  masyarakat untuk selalu memperbaiki kualitas kehidupan masyarakat melalui peningkatan kesadaran semangat kebersamaan melalui gotong royong, dengan tujuan utama kesejahteraan bagi masyarakat.

Luthfiah mengatakan, pertimbangan peringatan HAN diselenggarakan setiap tahun adalah untuk meningkatkan peran serta masyarakat dan swasta bersama dengan Pemerintah dalam menyelenggarakan upaya pembinaan dan pengembangan anak secara holistik-integratif dan berkesinambungan.

Tujuan penyelenggaraan G-TTG untuk memperkenalkan berbagai jenis Teknologi Tepat Guna (TTG) dan produksinya secara visual kepada masyarakat, sehingga masyarakat memperoleh informasi yang cukup untuk menetapkan pilihan, menambah pengetahuan dan wawasan masyarakat tentang perkembangan dan kemajuan teknologi serta manfaatnya dalam rangka peningkatan mutu dan kuantitas produksi di berbagai sektor usaha dan kerjasama antar instansi pemerintah, pemerintah daerah.

Laporan: Novalino

Bagikan

Recommended For You

About the Author: Redaksi Harian Metropolitan