
ANAMBAS, harianmetropolitan.co.id– Dalam jangka waktu 2 bulan Kejaksaan Negeri Natuna di Tarempa, melimpahkan berkas perkara Kasus dugaan Korupsi Dana Desa Tarempa Barat Daya, Kecamatan Siantan ke penuntut umum. Hal ini setelah menyusul dengan lengkapnya berkas perkara (P21) tersangka IS (36) yang merugikan keuangan negara sebesar Rp180 juta.
“Alhamdulillah, kita sudah menyelesaikan pelimpahan berkas P21 kasus dana Desa Tarempa Barat, dengan tersangka IS,” ujar Kepala Cabang Kejaksaaan Negeri Natuna di Tarempa Roy Huffington Harahap,” Rabu 25 Agustus 2021.
Roy mengungkapkan setelah dilakukan penyerahan tahap dua hari ini, penuntut umum Cabjari Tarempa melimpahkan berkas perkara kasus tersebut pengadilan tindak pidana korupsi di Tanjung Pinang.
Lebih jauh ia menyebutkan, bahwa pada hari Jumat mendatang akan membawa tahanan ke Tanjung Pinang untuk menjalani proses hukum selanjutnya.
“Selain tersangka IS pada Jumat nanti kita juga akan membawa tersangka lain yang telah inkracht,” urainya.
Roy pun menegaskan, langkah yang dilakukan pihaknya untuk memberikan kepastian hukum kepada tersangka.
“Dalam hal ini kita profesional dalam melakukan tugas, karena masih ada beberapa kasus yang sedang ditindak lanjuti, harapannya kedepan hal ini dapat memberikan efek jera, sehingga kedepan kasus-kasus seperti ini tidak terulang,” imbuhnya. (*Roza Padri)