Pembangunan Dermaga Plengsengan di Tanjung Awak Segera di Kerjakan

Lingga, harianmetropolitan.co.id -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga segera membangun dermaga pelensengan diwilayah Tanjung Awak Desa Sekanah, Kecamatan Lingga Utara.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Perhubungan Darat, Raja Firdiansyah yang biasa disapa Kiko kepada media ini, Kamis 6 Juli 2023.

Kiko menerangkan, dibangunnya dermaga pelensengan untuk mempermudahkan masyarakat Kecamatan senayang menuju pulau Daik yang menjadi Ibukota Kabupaten.

Kendati demikian, Kiko menambahkan, dengan melalui jalur laut atau perairan salah satunya Kapal kayu menyerupai Roro yang digunakan untuk mengangkut kendaraan roda 2 dan 4 dan tidak memiliki fasilitas dermaga yang layak baik di Tanjung Awak maupun di Senayang, sehingga membuat masyarakat kurang nyaman untuk beraktivitas dan rendahnya tingkat keselamatan bertransportasi.

“Oleh karena itu untuk memberikan fasilitas dermaga yang lebih baik dari sisi keselamatan dan pelayanan maka perlu dilakukan Pembangunan Dermaga Plengsengan Pelabuhan Roro di Tanjung Awak,” ujar Kiko.

Kiko juga menguraikan, Dermaga Plengsengan merupakan Prasarana Utama berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran yang dapat digunakan untuk sandar dan/atau tambat sebuah kapal.

Baca Juga :  Gelar Upacara Peringatan Hari Ibu Ke- 96, Karutan Tanjungpinang: Perjuangan Perempuan Sebuah Inspirasi Bagi Kita Semua

“Fungsi Dermaga plengsengan sendiri yaitu untuk menjamin keselamatan angkutan pelayaran dan penumpang serta mempermudah dalam proses bongkar dan muat, dan hal inipun guna memenuhi kebutuhan pelayanan pengguna jasa angkutan penyeberangan,” urainya.

Kiko menyebutkan, pembangunan Dermaga Plengsengan Pelabuhan Roro di Tanjung Awak akan dieksekusikan pada akhir bulan ini, dengan total biaya atau pagu anggaran sebesar Rp800 juta.

“Adapun jangka waktu pelaksanaan kegiatan adalah 120 hari kalender, terhitung sejak pelaksanaan penandatanganan kontrak/Surat Perjanjian/SPMK dan waktu yang diperlukan untuk pekerjaan pemeliharaan pekerjaan selama 180 hari kalender,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, berhasilnya dibangunnya Dermaga Plengsengan tidak terlepas dari kerja keras Bupati Lingga dan Wakil Bupati Lingga maupun anggota Legislatif DPRD Lingga, dan OPD Dishub Lingga. (Hendra)

Bagikan

Recommended For You

About the Author: Redaksi Harian Metropolitan