
LINGGA, harianmetropolitan.co.id – Panen perdana semangka hasil pertanian binaan Sekretaris Daerah (Sekda) Lingga, Armia, berlangsung sukses di kawasan Pantai Armifa, Minggu 15 Febuari 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Sekda Lingga turut didampingi oleh istri tercinta, menyaksikan langsung hasil panen yang mencapai sekitar 3 ton semangka dari lahan pertanian yang dibina.
Panen perdana ini menjadi bukti nyata bahwa sektor pertanian hortikultura di wilayah pesisir memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Armia menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras para petani serta komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pembinaan dan motivasi secara berkelanjutan.
“Tidak ada yang tidak mungkin jika kita mau berusaha. Semoga panen perdana ini bisa menjadi contoh dan penyemangat bagi petani-petani di Kabupaten Lingga untuk terus mengembangkan pertanian produktif,” ujar Armia di sela kegiatan panen.
Menurutnya, keberhasilan panen semangka ini merupakan hasil dari pendampingan, pemilihan bibit unggul, serta teknik budidaya yang tepat meskipun dilakukan di wilayah pesisir.
Hal ini sekaligus membantah anggapan bahwa lahan di kawasan pantai tidak bisa dimanfaatkan secara optimal untuk pertanian buah-buahan.
Ia juga menekankan bahwa pemerintah daerah terus mendorong diversifikasi pertanian guna meningkatkan ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat.
Program pembinaan pertanian seperti ini diharapkan mampu membuka peluang usaha baru bagi masyarakat, khususnya petani milenial yang ingin terjun ke sektor pertanian modern.
Keberhasilan panen ini juga memperlihatkan sosok Sekda Lingga yang dinilai merakyat dan aktif turun langsung ke lapangan. Pendampingan yang dilakukan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga nyata melalui motivasi dan bimbingan teknis kepada petani.
Para petani binaan mengaku terbantu dengan arahan yang diberikan, mulai dari proses penanaman hingga perawatan tanaman. Hasil panen sebanyak 3 ton semangka tersebut menjadi bukti bahwa dengan bimbingan yang tepat, petani lokal mampu menghasilkan produk pertanian berkualitas dan bernilai ekonomi tinggi.
Diharapkan, keberhasilan ini dapat menjadi percontohan bagi petani lain di Kabupaten Lingga agar tidak ragu memanfaatkan lahan yang ada, termasuk di kawasan pesisir, untuk budidaya tanaman produktif. Selain meningkatkan pendapatan, langkah ini juga berpotensi mendukung ketahanan pangan daerah serta memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat Lingga. (Hendra)
