Pemuda Katolik Komcab Batam Minta Polda Kepri Menutup Gelper di Kota Batam

BATAM, harianmetropolitan.co.id- Pemuda Katolik melalui Ketua Pemuda Katolik Komcab Batam mendukung kepolisian RI untuk memberantas segala bentuk perjudian. Adapun perjudian ini merupakan perbuatan yang melanggar hukum dan norma sosial yang berlaku di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Ketua Pemuda Katolik Komcab Batam, Nimrod Siahaan, Selasa 2 April 2024. “Dalam hal pemberantasan perjudian, Pemuda Katolik mendukung dan mengapresiasi gerak Kapolri yang memerintahkan seluruh jajarannya memberantas seluruh perjudian,” ujar Nimrod.

Atas perintah tersebut, tidak terkecuali Kapolda Kepri yang merupakan jajaran Kepolisian RI turut serta untuk memberantas praktik perjudian yang menjamur di Kota Batam saat ini. Seakan tidak mau dinilai lalai atas perintah Kapolri. Menerima laporan dari masyarakat adanya aktivitas perjudian disalah satu hotel di Seraya Batam, Kepolisian Polda Kepri langsung action melakukan penggerebekan.

Paska penggerebekan tersebut, seluruh gelper di Batam tiarap secara bersamaan, hingga timbul pertanyaan kenapa Gelper ikut tutup. Namun tidak berselang lama, Gelper di Kota Batam buka kembali. Memastikan hal tersebut Pemuda Katolik Komcab Batam turun ke lokasi Gelper Wukong yang terletak di Ruko Nagoya Indah, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam.

Menyikapi hal tersebut, Ketua Pemuda Katolik Komcab Batam mengungkapkan bahwa Gelper di Kota Batam disinyalir menjalankan praktek perjudian dan meminta Kapolda Kepri untuk menutup Gelper. “Minggu lalu, semua Gelper di Batam tiarap paska penggerebekan perjudian kasino di salah satu hotel di Seraya Batam. Hal tersebut memastikan bahwa seluruh Gelper di Batam disinyalir menjalankan perjudian,” tegas Nimrod.

Dengan bukanya kembali Gelper ini, Pemuda Katolik menilai Kepolisian Polda Kepri tidak serius memberantas perjudian. Selain itu, Nimrod juga mengatakan akan berkoordinasi dengan DPP Pemuda Katolik atas keberadaan praktek perjudian yang bermodus gelanggang permainan keluarga ini. “Kami akan berkoordinasi dengan Dewan Pimpinan Pusat Pemuda Katolik terkait keberadaan Gelper di Kota Batam yang disinyalir menjalankan praktek perjudian ini,” tambahnya.

Baca Juga :   Dukung Pelatihan Tudung Manto, Nizar Targetkan 100 Pengrajin Baru

Selain itu, Pemuda Katolik Komcab Batam juga menyurati pemerintah Kota Batam agar turut serta menertibkan tempat-tempat usaha yang melakukan praktik perjudian. “Periksa dan telusuri aktifitasnya, jika terbukti melanggar cabut izinnya dan berikan sanksi kepada pemiliknya,” tandas Nimrod. (Pimred)

Telah dibaca 649 kali

Bagikan

Recommended For You

About the Author: Redaksi Harian Metropolitan