
NATUNA-harianmetropolitan.co.id– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna terus memperkuat transformasi digital sebagai upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Natuna, Cen Sui Lan saat memimpin High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Natuna Tahun 2026 di Ruang Rapat Lantai II Kantor Bupati Natuna, Jumat, 26 Juni 2026.
Pertemuan strategis itu menjadi momentum untuk menyelaraskan langkah seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dalam mempercepat implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) melalui penyusunan Roadmap ETPD Kabupaten Natuna Tahun 2026-2030.
Dalam arahannya, Bupati Cen menegaskan bahwa digitalisasi bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi, tetapi merupakan langkah strategis untuk membangun sistem pemerintahan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, penerapan transaksi non-tunai mampu meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan daerah, mempercepat pelayanan, meminimalkan potensi penyimpangan, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan.
“Saya mengajak seluruh perangkat daerah untuk menjadikan digitalisasi sebagai bagian dari budaya kerja. Setiap program yang kita laksanakan harus mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat sekaligus memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah,” ujar Cen.
Dalam forum tersebut juga dipaparkan bahwa implementasi ETPD Kabupaten Natuna terus menunjukkan tren positif. Indeks ETPD meningkat secara konsisten hingga mencapai 95 persen pada 2025, sehingga Kabupaten Natuna tetap berada dalam kategori Digital.
Meski demikian, Bupati menegaskan capaian tersebut bukanlah tujuan akhir. Pemerintah daerah diminta terus berinovasi agar digitalisasi dapat menjangkau seluruh proses bisnis pemerintahan, mulai dari pengelolaan pendapatan dan belanja daerah hingga pelayanan kesehatan dan layanan publik lainnya.
Sebagai tindak lanjut, HLM TP2DD membahas sekaligus menyempurnakan Roadmap ETPD Kabupaten Natuna Tahun 2026-2030 yang akan menjadi pedoman pelaksanaan digitalisasi daerah selama lima tahun mendatang.
Roadmap tersebut memuat berbagai strategi, antara lain penguatan regulasi, pengembangan infrastruktur digital, perluasan transaksi elektronik pada sektor pendapatan dan belanja daerah, serta peningkatan literasi digital masyarakat.
Selain itu, sejumlah program prioritas juga ditetapkan, seperti optimalisasi pembayaran pajak dan retribusi secara elektronik, integrasi sistem keuangan daerah dengan perbankan, implementasi e-BLUD, pengembangan dashboard monitoring transaksi daerah, penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD), hingga penguatan keamanan informasi sebagai fondasi pelayanan publik digital yang andal.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Natuna yang juga Ketua Harian TP2DD, Boy Wijanarko menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan roadmap sangat bergantung pada konsistensi seluruh perangkat daerah dalam menjalankan setiap tahapan yang telah disepakati.
Karena itu, koordinasi lintas OPD, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta evaluasi berkala akan terus dilakukan agar seluruh target implementasi dapat tercapai sesuai jadwal.
Melalui penyelenggaraan High Level Meeting TP2DD Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Natuna tidak hanya mengevaluasi capaian digitalisasi yang telah diraih, tetapi juga memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
Implementasi Roadmap ETPD 2026-2030 diharapkan mampu mempercepat terwujudnya ekosistem pemerintahan digital yang terintegrasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta mendukung pembangunan Kabupaten Natuna yang maju, inovatif, dan berdaya saing.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), Kepala Bappeda, Inspektur Daerah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Bank Riau Kepri Syariah Cabang Ranai, para pimpinan perangkat daerah, serta seluruh anggota TP2DD Kabupaten Natuna. (***Rian)