Natuna Dapat Program Revitalisasi, Bupati Natuna Punya Peran Penting Dalam Melakukan Evaluasi

NATUNA- harianmetropolitan.co.id– Bupati Kabupaten Natuna, berkomitmen membenahi sarana dan prasarana sekolah hingga ke pelosok desa. Oleh sebab itu, Bupati Natuna, Cen Sui Lan, telah meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna, untuk mengawal dan melakukan pembinaan pada sekolah, agar dana pusat, seperti program revitalisasi dapat terserap maksimal.

Tahun 2026 ini, 43 sekolah di Kabupaten Natuna mendapatkan bantuan program revitalisasi. Bantuan tersebut menyasar 18 sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), 18 Sekolah Dasar (SD), dan tujuh Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang tersebar di 15 kecamatan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna, Hendra Kusuma, mengatakan program revitalisasi tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan dasar, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Tentunya Dinas Pendidikan punya peranan dalam melakukan pembinaan dan memberikan arahan ke sekolah, agar program ini tersalur ke Natuna.

Menurutnya, program yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto itu menjadi langkah penting dalam mempercepat pemerataan akses pendidikan sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi peserta didik.

“Alhamdulillah Natuna kembali dapat kepercayaan dari pusat. Total ada 43 sekolah yang masuk program revitalisasi APBN 2026. Ini sangat membantu kami untuk memastikan anak-anak belajar di lingkungan yang aman, nyaman, dan layak,” ujar Hendra, Kamis, 7 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, bantuan revitalisasi tidak hanya berupa perbaikan ruang kelas, tetapi juga mencakup pembangunan toilet layak anak, rehabilitasi ruang UKS, perpustakaan, pengadaan meubeler, serta berbagai sarana pendukung pembelajaran lainnya.

Hendra berharap dukungan tersebut dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan mutu pendidikan di Natuna. Selain memperbaiki kondisi fasilitas sekolah, program tersebut diharapkan mampu mendorong peserta didik semakin nyaman mengikuti proses pembelajaran.

“Kami berharap dengan semakin baiknya sarana dan prasarana sekolah, angka putus sekolah dapat ditekan dan mutu pembelajaran di tingkat PAUD, SD maupun SMP terus meningkat,” katanya.

Hendra juga meminta masyarakat dan komite sekolah turut berperan dalam mengawasi pelaksanaan program revitalisasi. Menurutnya, keterlibatan masyarakat penting agar bantuan yang diberikan pemerintah dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya.

Selain pengawasan, Dinas Pendidikan Natuna mendorong setiap sekolah membentuk Tim Pemeliharaan sekolah. Tim tersebut diharapkan dapat memastikan fasilitas yang telah direvitalisasi tetap terawat dan dapat digunakan dalam jangka panjang.

“Revitalisasi bukan hanya soal membangun dan memperbaiki, tetapi juga bagaimana fasilitas tersebut dijaga dan dirawat agar manfaatnya bisa dirasakan dalam waktu yang panjang,” ujar Hendra.

Dengan masuknya 43 sekolah dalam program revitalisasi APBN 2026, Pemerintah Kabupaten Natuna berharap pemerataan kualitas layanan pendidikan di wilayah kepulauan tersebut dapat terus ditingkatkan. (***Rian)

Bagikan

Recommended For You

About the Author: Redaksi Harian Metropolitan

Exit mobile version