Sekda Lingga Armia : Sekolah Rakyat Jadi Harapan Besar Anak-anak Pulau dan Suku Laut

Lingga, harianmetropolitan.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga terus mematangkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat yang akan berlokasi di Desa Mepar, Kecamatan Lingga.

Beberapa waktu lalu, Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis (Satker PPS) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Kepulauan Riau telah melakukan survei langsung ke lokasi yang direncanakan, didampingi oleh Dinas Sosial Kabupaten Lingga.

Survei tersebut bertujuan untuk menilai kesiapan lahan serta kesesuaian lokasi dengan persyaratan teknis pembangunan Sekolah Rakyat.

Satker PPS PUPR Kepri juga bertindak sebagai direksi lapangan dalam tahapan awal perencanaan proyek tersebut.

Direksi Lapangan Satker PPS PUPR Kepri, Rizal Enggeletti, mengatakan bahwa peninjauan dilakukan untuk memastikan lahan memenuhi kriteria yang ditetapkan.

“Sesuai dengan jenis persyaratan, kita meninjau terlebih dahulu apakah lahan tersebut sudah memenuhi kriteria atau belum. Secara umum mayoritas sudah memenuhi, tinggal masuk ke proses detailing,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Lingga M. Nizar menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Lingga dan Satker PPS PUPR. Ia menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat ini merupakan usulan Pemkab Lingga sejak tahun 2025 lalu.

“Alhamdulillah hari ini kita bersama Kasatker untuk mematangkan dan mengerucutkan rencana Sekolah Rakyat yang telah kita usulkan tahun 2025 kemarin. Pertemuan hari ini berjalan lancar, termasuk pembahasan dokumen administrasi yang masih belum lengkap dan akan segera kami lengkapi. Mudah-mudahan harapan masyarakat Kabupaten Lingga dapat terwujud dan pada tahun 2026 pembangunan Sekolah Rakyat ini sudah bisa dimulai,” kata Nizar pada Rabu 21 Januari 2025.

Senada dengan itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Lingga, Armia, yang akrab disapa Sekda Merakyat, menegaskan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat sangat dinantikan oleh masyarakat, khususnya bagi anak-anak yang membutuhkan pembinaan dan akses pendidikan yang lebih merata.

“Sekolah Rakyat ini benar-benar menjadi harapan masyarakat Kabupaten Lingga. Masih banyak anak-anak yang membutuhkan perhatian dan pembinaan dari pemerintah, apalagi kondisi kita yang masih terdiri dari pulau-pulau. Termasuk anak-anak Suku Laut, melalui Sekolah Rakyat ini kita berharap mereka mendapat kesempatan pendidikan yang lebih baik,” ungkap Armia.

Diketahui, lahan yang direncanakan untuk pembangunan Sekolah Rakyat tersebut memiliki luas sekitar 7,5 hektare, yang akan melalui tahapan pembersihan lahan sebelum proses pembangunan dimulai. (Hendra)

Bagikan

Recommended For You

About the Author: Redaksi Harian Metropolitan

Exit mobile version