
NATUNA- harianmetropolitan.co.id- Pemerintah Kabupaten Natuna saat ini menargetkan akan dapat membangun 2 Puskesmas di Kecamatan hasil pemekaran. Target pembangunan 2 Puskesmas tersebut masing masing untuk Puskesmas Seluan dan Puskesmas Pulau Panjang.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna, Wan Asrul Ardiansyah, saat dikonfirmasi, menjelaskan keinginan Pemerintah Daerah untuk membangun 2 Puskesmas tersebut saat ini memang belum dapat terwujud. Ia mengungkapkan selain soal keterbatasan anggaran akibat efisiensi juga menyangkut kesiapan tenaga kesehatan.
“Untuk mengandalkan dana dari APBD saat ini tidak mungkin, maka kita berharap ada menu anggaran pusat dari Kementerian Kesehatan untuk Pembangunan Puskesmas baru,” ujarnya, 15 Mei 2026.
Wan Asrul menjelaskan selama ini masyarakat di 2 kecamatan baru tersebut tetap mendapat pelayanan Kesehatan melalui Puskesmas Pembantu (Pustu) yang ada. Pemerintah daerah berkeinginan agar di dua kecamatan tersebut saat ini sudah layak untuk hadirnya Puskesmas dalam melayani warga. “Di Pustu itu kan ada Perawat dan bidan. Cuman nanti dalam waktu tertentu ada kunjungan lapangan yang turun dari Puskesmas,” katanya.
Ia juga memperkirakan jarak perjalanan dari Subi hingga ke Pulau panjang memakan waktu selama 3 jam. Di di desa Kerdau ujarnya juga memiliki fasilitas Kesehatan yang jaraknya lebih dekat ke Subi.
Kecamatan Pulau Panjang sendiri merupakan hasil pemekaran Kecamatan Subi, kabupaten Natuna yang diresmikan pada Desember 2022. Di Kecamatan baru ini hanya terdiri dari 2 Desa yakni Desa Pulau Panjang dan Desa Kerdau.
Sedangkan Seluan juga sebagai kecamatan baru hasil pemekaran dari Kecamatan Bunguran Utara yang diresmikan sama dengan Pulau Panjang. Terdapat 2 Desa di Kecamatan ini yakni Desa Kelarik Barat dan Desa Seluan Barat dengan jumlah penduduk sekitar 900-an jiwa saat diresmikan. (***Advetorial)