
KARIMUN- harianmetropolitan.co.id – Menyusul keresahan masyarakat dan pertanyaan publik terkait keberadaan Bupati Karimun saat terjadi pemadaman listrik total (blackout) yang melumpuhkan wilayah pada 20 Juli 2026, Bupati Ing Iskandarsyah memberikan penjelasan resmi. Ia menyatakan ketidakhadirannya di lokasi saat itu dikarenakan dua urusan kedinasan penting yang bersifat mendesak dan tidak dapat ditinggalkan.
Dalam keterangannya, Bupati menjelaskan bahwa saat kejadian berlangsung, dirinya sedang melaksanakan tugas resmi di luar daerah yang sudah diagendakan sebelumnya dan berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat Karimun.
“Ada dua hal mendesak yang mengharuskan saya berada di luar Karimun saat kejadian itu. Pertama, menghadiri undangan rapat terbatas tingkat tinggi bersama Pemerintah Pusat yang membahas kelanjutan proyek strategis nasional dan percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Karimun. Kedua, melaksanakan audiens penting untuk menjamin kelancaran alokasi anggaran serta penyelesaian masalah-masalah strategis daerah,” ungkap Bupati.
Bupati menegaskan bahwa meskipun tidak berada secara fisik di tempat, kendali penanganan keadaan darurat tetap berjalan melalui koordinasi jarak jauh yang intens dengan Sekretaris Daerah, jajaran pimpinan perangkat daerah, serta unsur Forkopimda. Seluruh arahan dan kebijakan penanganan dampak pemadaman tetap disampaikan dan dipantau langsung.
Terkait penyebab utama terjadinya kegagalan pasokan listrik yang berlangsung lama, Bupati mengutip penjelasan resmi dari pihak PLN bahwa gangguan bersumber dari kerusakan peralatan utama di pusat pembangkit/distribusi yang memerlukan waktu perbaikan khusus dan penggantian komponen vital.
Pemerintah Kabupaten Karimun pun telah memanggil pihak manajemen PLN untuk meminta pertanggungjawaban tertulis, penjelasan rinci mengenai penyebab gangguan, serta langkah perbaikan jangka panjang agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
“Kehadiran fisik memang diharapkan, namun tugas kepala daerah bukan hanya hadir di lokasi kejadian, melainkan memastikan solusi dan penyelesaian masalah yang mendasar. Saya berjanji akan terus mengawal agar pelayanan listrik di Karimun kembali andal dan masyarakat tidak lagi dirugikan,” tegas Bupati. (***Hariono)