
NATUNA, harianmetropolitan.co.id – Harga cabai di Pasar Rakyat Ranai, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, masih tergolong tinggi meski mengalami penurunan dibandingkan pekan sebelumnya. Pada pemantauan Kamis, 15 Oktober 2026, harga cabai rawit tercatat Rp100 ribu per kilogram, sedangkan cabai merah panjang mencapai Rp120 ribu per kilogram.
Angka tersebut menjadi data harga terbaru yang ditemukan menjelang Sabtu, 17 Oktober 2026. Belum ditemukan pembaruan yang dapat memastikan harga cabai di Pasar Rakyat Ranai berubah pada hari ini. .
Berdasarkan pantauan di pasar pada Kamis lalu, cabai rawit dijual sekitar Rp10 ribu per ons. Sementara itu, cabai merah panjang dibanderol Rp12 ribu per ons.
Harga tersebut turun dibandingkan pekan sebelumnya, ketika harga cabai rawit dan cabai merah panjang berada di kisaran Rp13 ribu per ons atau sekitar Rp130 ribu hingga Rp140 ribu per kilogram.
Meski terjadi penurunan, harga cabai masih membebani pengeluaran rumah tangga. Cabai merupakan salah satu kebutuhan dapur yang banyak digunakan masyarakat untuk memasak sehari-hari.
Seorang warga Ranai, Atik, mengaku harga cabai masih jauh di atas harga yang biasa dibelinya. Ia menyebut harga normal cabai menurut pengalamannya berada di kisaran Rp70 ribu per kilogram.
Karena harga masih tinggi, Atik mengaku mengurangi jumlah pembelian agar pengeluaran rumah tangga tetap terkendali.
Tingginya harga pangan di Natuna juga berkaitan dengan tantangan distribusi. Sebagian besar kebutuhan pangan daerah kepulauan tersebut didatangkan dari luar daerah sehingga ongkos angkut dan kondisi cuaca dapat memengaruhi pasokan serta harga jual.
Masyarakat berharap harga cabai dapat kembali turun agar kebutuhan dapur lebih terjangkau. Namun, perkembangan harga pada Sabtu, 17 Oktober 2026, masih perlu dikonfirmasi langsung kepada pedagang di Pasar Rakyat Ranai. (Manalu)
Editor: Erwin