Berkat Bimbingan Dinas Pendidikan Karimun, Sekolah Terima Stimulus Berupa Dana BOS Kinerja

KARIMUN, harianmetropolitan.co.id- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karimun terus mendorong peningkatan kualitas tata kelola dan mutu pendidikan. Sejumlah Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Karimun yang berhasil meraih alokasi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Kinerja kini secara masif merealisasikan berbagai program prioritas, meliputi peningkatan Literasi dan Numerasi, Digitalisasi Pembelajaran, serta penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).

Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karimun, Linda Hariani, menyampaikan bahwa penerimaan Dana BOS Kinerja merupakan bentuk apresiasi sekaligus stimulus dari pemerintah pusat atas prestasi dan komitmen sekolah dalam meningkatkan mutu capaian rapor pendidikan.

“Dana BOS Kinerja ini difokuskan untuk mengakselerasi program-program berdampak langsung pada murid. Kami mengarahkan sekolah penerima untuk mengoptimalkan tiga pilar utama: penguatan literasi-numerasi, adaptasi digitalisasi pembelajaran, dan penerapan SPMI secara berkelanjutan,” ujar Linda Hariani saat dikonfirmasi, Senin 26 Oktober 2026.

Tiga Fokus Program Prioritas Sekolah Penerima BOS Kinerja

  • Penguatan Literasi dan Numerasi: Sekolah merancang ruang baca interaktif, penyediaan media pembelajaran konkrit, serta metode learning by doing untuk mengasah daya kritis dan pemahaman logika dasar siswa sejak dini.

  • Digitalisasi Pembelajaran: Optimalisasi perangkat berbasis teknologi seperti Chromebook dan platform pembelajaran digital untuk mempermudah akses bahan ajar interaktif di kelas.

  • Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI): Penguatan siklus evaluasi diri sekolah (EDS), perencanaan berbasis data (PBD), dan pemenuhan Standar Nasional Pendidikan secara mandiri dan terukur.

(Deskripsi Foto : Kegiatan Bimbingan Teknis terkait Penguatan Digitalisasi Pembelajaran)

Linda menambahkan, penerapan SPMI menjadi fondasi penting agar setiap program yang dibiayai oleh BOS Kinerja tidak hanya berjalan secara prosedural, tetapi memberikan dampak nyata terhadap iklim belajar di sekolah.

“Dengan digitalisasi dan penguatan literasi-numerasi yang terpantau melalui SPMI, kita ingin memastikan seluruh sekolah di Karimun mampu melahirkan generasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi namun tetap memiliki fondasi karakter dan kognitif yang kuat,” pungkasnya.

(Deskripsi Foto: Kegiatan bimbingan teknis Sistim Penjamin Mutu Internal)

Melalui pengawasan dan pendampingan berkelanjutan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karimun, diharapkan sekolah-sekolah penerima BOS Kinerja dapat menjadi role model bagi satuan pendidikan lainnya di Kabupaten Karimun. (***ZAF)

Bagikan

Recommended For You

About the Author: Redaksi Harian Metropolitan

Exit mobile version