Bupati Natuna Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98

NATUNA, harianmetropolitan.co.id – Bupati Natuna Cen Sui Lan memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, di Alun-alun Pantai Piwang, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Rabu, 28 Oktober 2026.

Dalam upacara tersebut, Cen membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir yang menekankan pentingnya membangun generasi muda dengan karakter patriotik, gigih dalam perjuangan, serta memiliki empati terhadap sesama.

Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa kemajuan bangsa tidak cukup diukur dari pembangunan fisik, kecanggihan teknologi, maupun kekayaan material. Kemajuan sejati, menurut sambutan Menpora, harus dimulai dari kualitas manusia, karakter, dan kepedulian sosial.

“Sembilan puluh delapan tahun yang lalu, para pemuda Indonesia mengikrarkan sebuah janji. Janji yang menyatukan perbedaan, menguatkan perjuangan, dan melahirkan tekad untuk berdiri sebagai satu bangsa: Indonesia,” demikian petikan sambutan yang dibacakan Cen.

Semangat Sumpah Pemuda, menurut pesan tersebut, harus terus hidup dalam karakter generasi penerus bangsa, bukan sekadar menjadi peristiwa sejarah yang diperingati setiap tahun.

Dalam sambutan itu, Erick menekankan tiga karakter penting yang perlu dimiliki pemuda Indonesia, yakni patriotisme, kegigihan, dan empati.

Patriotisme tidak cukup diwujudkan melalui kata-kata, tetapi harus dibuktikan dengan pengabdian dan tindakan nyata. Sementara kegigihan diperlukan agar pemuda tidak menyerah ketika menghadapi kesulitan maupun kegagalan.

Adapun empati menjadi landasan agar generasi muda tidak hanya mengejar keberhasilan pribadi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kesulitan yang dihadapi masyarakat.

“Patriotisme tanpa kepedulian akan kehilangan maknanya. Kegigihan tanpa nurani akan kehilangan arahnya. Dan kemajuan tanpa kemanusiaan bukanlah kemajuan yang sesungguhnya,” demikian pesan dalam sambutan tersebut.

Sambutan Menpora juga mengajak pemuda Indonesia berani bermimpi besar, bekerja keras, dan terus berkarya tanpa kehilangan kepekaan terhadap kondisi sosial di sekitarnya.

Generasi muda diharapkan mampu menjadi pribadi yang kuat menghadapi tantangan, tetapi tetap memiliki kelembutan hati. Mereka juga didorong untuk berani mengambil kepemimpinan sekaligus bersedia melayani masyarakat.

Ilmu pengetahuan, karya, dan pengorbanan harus menjadi bentuk nyata kecintaan terhadap Indonesia.

“Masa depan bangsa bukan hanya sesuatu yang akan kita temui. Masa depan adalah sesuatu yang sedang kita bangun bersama,” demikian pesan penutup dalam sambutan tersebut.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Natuna itu diikuti Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna Boy Wijanarko, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi kemasyarakatan kepemudaan, serta para pelajar. (Manalu)

Editor: Erwin

Bagikan

Recommended For You

About the Author: Redaksi Harian Metropolitan

Exit mobile version