Usung Tema Jelajah Nusantara, SD IT Darul Mukmin Karimun Meriahkan Peringatan Bulan Bahasa 2026

KARIMUN, harianmetropolitan.co.id – Dalam rangka memperingati Bulan Bahasa sekaligus menanamkan nilai-nilai persatuan sejak dini, SDS 017 IT Darul Mukmin Karimun menggelar rangkaian kegiatan semarak Bulan Bahasa 2026 bertajuk “Jelajah Nusantara”. Kegiatan yang berlangsung pada hari Rabu, 28 Oktober 2026 ini memadukan edukasi literasi, pengenalan budaya daerah, hingga pembentukan karakter peserta didik.

Kepala SD IT Darul Mukmin Karimun, Okti Satri Yani, menjelaskan bahwa fokus utama penyelenggaraan acara ini menyasar pada penguatan literasi siswa. Melalui momentum Sumpah Pemuda dan Bulan Bahasa, pihak sekolah ingin mengenalkan keberagaman Nusantara secara lebih dekat kepada anak-anak, mulai dari ragam busana adat hingga kuliner khas dari berbagai daerah.

Rangkaian acara diawali dengan kegiatan jalan santai bersama seluruh warga sekolah yang dilengkapi dengan pembagian doorprize. Selain itu, perayaan ini melibatkan peran aktif orang tua murid melalui paguyuban kelas. Setiap kelas mendapatkan konsep daerah tersendiri, di mana para orang tua mengedukasi siswa secara langsung mengenai pakaian adat, makanan tradisional, hingga proses pembuatannya.

Kepala sekolah sd it darul mukmin, Oki santi yani sedang menjelaskan mengenai kegiatan yang diadakan semarang sumpah pemuda, Karimun. Foto (ZAF)

Okti menambahkan, program ini telah dirancang jauh-jauh hari dan terlaksana berkat sinergi kuat antara sekolah, paguyuban wali murid, para sponsor, serta dukungan dari DPRD dan Disdikbud Kabupaten Karimun yang diwakili oleh Kabid Pembinaan SD. Sebagai agenda wajib di satuan pendidikan, sekolah juga memanfaatkan momentum ini untuk menampilkan bakat para siswa berprestasi yang sebelumnya telah meraih juara di berbagai perlombaan luar sekolah.

“Selain menjadi sarana pembelajaran, kegiatan ini sangat efektif untuk membentuk karakter anak. Ketika berada di kelas maupun di kehidupan sehari-hari, mereka menjadi lebih percaya diri untuk menyampaikan sesuatu dan berani mengekspresikan bakat serta minat sesuai dengan potensi yang mereka miliki,” ujarnya Okti.

Pihak sekolah berharap pementasan dan pengenalan budaya ini tidak hanya sekadar memberikan wawasan akademis, melainkan menjadi sarana efektif dalam mengasah potensi serta mental anak. (ZAF)

Editor: Erwin

Bagikan

Recommended For You

About the Author: Redaksi Harian Metropolitan

Exit mobile version