
NATUNA, harianmetropolitan.co.id – Dinas Pariwisata Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Natuna untuk membahas pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Pertemuan tersebut menjadi forum koordinasi untuk menyelaraskan program pemerintah daerah dengan potensi dan kebutuhan pengembangan ekonomi kreatif di Natuna.
Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kabupaten Natuna, Wan Andriko, mengatakan RDP itu menjadi kesempatan untuk menyampaikan berbagai hal terkait pengembangan ekonomi kreatif di daerah.
“Melalui RDP ini, kami berharap koordinasi antara Dinas Pariwisata dan DPRD dapat terus diperkuat,” ujar Wan Andriko kepaa wartawan harianmetropolitan, Jumat, 16 Oktober 2026.
Menurut dia, pengembangan ekonomi kreatif memiliki peluang besar melalui pemanfaatan potensi lokal dan keterlibatan pelaku usaha kreatif. Sektor ini juga dinilai dapat mendukung pariwisata melalui produk, karya, dan kegiatan yang memiliki ciri khas Natuna.
Wan Andriko menjelaskan, dukungan dan komunikasi antarlembaga diperlukan agar program pengembangan ekonomi kreatif dapat berjalan lebih terarah. Kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan pelaku usaha juga menjadi faktor penting dalam mengoptimalkan potensi kreativitas masyarakat.
Ia menambahkan, pengembangan ekonomi kreatif tidak hanya berfokus pada kegiatan kreatif, tetapi juga pada upaya menciptakan nilai tambah bagi perekonomian daerah. Potensi lokal yang dikembangkan secara optimal diharapkan dapat membuka peluang usaha dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, koordinasi antara Dinas Pariwisata dan DPRD juga menjadi bagian dari upaya menyelaraskan kebutuhan pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Pembahasan itu diharapkan dapat mengidentifikasi berbagai hal yang perlu mendapat perhatian dalam pelaksanaan program ke depan.
Wan Andriko berharap hasil RDP dapat menjadi masukan bagi penyusunan dan pelaksanaan program pengembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Natuna. Dengan dukungan berbagai pihak, potensi lokal diharapkan semakin berkembang dan mampu memperkuat daya tarik pariwisata daerah.
Pengembangan ekonomi kreatif secara berkelanjutan diharapkan dapat mendorong keterlibatan masyarakat dalam kegiatan produktif sekaligus memperkuat perekonomian Natuna melalui pemanfaatan sumber daya dan kreativitas lokal. (Manalu)
Editor: Erwin