
KARIMUN, harianmetropolitan.co.id – Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun terus menunjukkan komitmen nyata dalam memajukan dunia pendidikan dan meringankan beban ekonomi orang tua siswa. Melalui implementasi Program Indonesia Pintar (PIP), ribuan pelajar dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga jenjang berikutnya di Kabupaten Karimun kini dapat mengenyam pendidikan dengan lebih tenang tanpa harus khawatir terkendala biaya operasional sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, Grandy Regel Tuerah, mengungkapkan bahwa program nasional ini menjadi salah satu pilar utama dalam menekan angka putus sekolah di wilayah kepulauan.
“PIP bukan sekadar bantuan finansial, melainkan wujud kehadiran negara untuk memastikan bahwa tidak ada anak di Karimun yang terpaksa berhenti sekolah karena keterbatasan ekonomi. Kami di Dinas Pendidikan terus mengawal agar proses pendataan hingga pencairan dana ini berjalan transparan, akurat, dan tepat sasaran kepada anak-anak yang benar-benar membutuhkan,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Karimun, Geraldy atau biasa di sapa bang Ulil.
Sinergi dan Pengawalan Ketat di Tingkat Dasar
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun menjelaskan bahwa pihaknya secara aktif berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk memfasilitasi proses usulan, verifikasi data, hingga sosialisasi kepada para wali murid.
“Kami selalu mengimbau kepada seluruh satuan pendidikan untuk proaktif mendata siswa pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) maupun yang diusulkan melalui jalur afirmasi. Dengan pendampingan yang intensif, hambatan administratif di lapangan dapat diminimalisir sehingga hak siswa bisa segera tersalurkan,” jelas Kabid Pembinaan SD, Linda Hariani, saat dikonfirmasi usai membuka acara Sosialisasi PIP Tahun 2026, Rabu 28 Oktober 2026.

Langkah jemput bola ini mendapatkan apresiasi tinggi dari para kepala sekolah di Kabupaten Karimun. Menurut para kepala sekolah, dana PIP yang diterima oleh siswa sangat membantu dalam pemenuhan perlengkapan sekolah, mulai dari seragam, buku, alat tulis, hingga kebutuhan penunjang pembelajaran lainnya.
“Bantuan ini sangat berdampak positif bagi iklim belajar di sekolah. Siswa menjadi lebih percaya diri, disiplin, dan termotivasi untuk mengukir prestasi karena kebutuhan dasar sekolah mereka terpenuhi,” ungkap salah satu Kepala Sekolah SD di Karimun.
Senyum Bahagia Orang Tua Murid
Kebahagiaan yang sama dirasakan langsung oleh para orang tua murid. Di tengah tantangan ekonomi saat ini, kehadiran dana PIP dirasakan sebagai angin segar yang meringankan beban finansial keluarga, khususnya dalam menyiapkan keperluan sekolah anak menjelang tahun ajaran baru maupun semester baru.
“Sebagai orang tua, kami merasa sangat terbantu dengan adanya program PIP ini. Biaya pembelian buku dan seragam anak jadi lebih ringan. Terima kasih banyak kepada pemerintah daerah dan Dinas Pendidikan Karimun yang sudah memperhatikan pendidikan anak-anak kami,” kata Ardiansyah, satu orang tua murid SD Negeri 001 Karimun.
Dengan sinergi yang kuat antara Dinas Pendidikan, pihak sekolah, dan para orang tua, Program Indonesia Pintar di Kabupaten Karimun diharapkan terus menjadi motivasi berkelanjutan bagi generasi muda untuk menggapai cita-cita setinggi langit demi kemajuan daerah dan bangsa. (***Rian)