PLN ULP Natuna Intensifkan Pemeliharaan Jaringan untuk Jaga Keandalan Listrik

NATUNA, harianmetropolitan.co.id – Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Natuna terus meningkatkan pemeliharaan jaringan listrik guna menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.

Pemeliharaan dilakukan secara berkala berdasarkan hasil inspeksi jaringan yang dilaksanakan setiap hari. Melalui inspeksi tersebut, PLN mengidentifikasi berbagai potensi gangguan yang dapat memengaruhi keandalan jaringan listrik.

Kepala PLN ULP Natuna, Tasnim, mengatakan frekuensi pemeliharaan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) dalam satu bulan tidak memiliki jadwal yang tetap. Intensitas pemeliharaan disesuaikan dengan kondisi jaringan serta potensi gangguan yang ditemukan petugas di lapangan.

“Kalau untuk berapa kali dalam satu bulan itu memang tidak menentu. Kita memastikan setiap hari melakukan inspeksi jaringan,” ujar Tasnim, Minggu, 1 November 2026.

Menurutnya, setiap potensi gangguan yang ditemukan dalam inspeksi akan dipetakan dan selanjutnya dimasukkan ke dalam jadwal pemeliharaan. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan agar gangguan pada jaringan tidak berkembang menjadi pemadaman listrik.

Tasnim menyebutkan, pada bulan sebelumnya pemeliharaan jaringan dilakukan lebih intensif, yakni sekitar delapan hingga 10 kali dalam sebulan. Bahkan, dalam satu pekan, pemeliharaan dapat dilakukan sebanyak dua hingga tiga kali.

Peningkatan intensitas pemeliharaan tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran sejumlah agenda penting di Natuna, termasuk kegiatan kebudayaan dan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa SMA.

“Kami berharap tidak ada pemadaman listrik sewaktu acara tersebut,” katanya.

Tasnim menegaskan, keandalan pasokan listrik menjadi perhatian PLN, terutama ketika masyarakat tengah melaksanakan berbagai kegiatan penting. Karena itu, pemeriksaan dan pemeliharaan jaringan terus dilakukan untuk meminimalkan potensi gangguan.

Sementara itu, warga Ranai, Sirojudin, menilai pelayanan PLN Natuna saat ini menunjukkan perkembangan positif dibandingkan sebelumnya. Ia mengaku gangguan pemadaman listrik yang sebelumnya cukup sering terjadi kini semakin berkurang.

“Sekarang kepemimpinan direktur yang baru saya rasa sudah lumayan bagus. Tidak ada lagi mati-mati lampu kayak dulu, sering ada lampu,” ujar Sirojudin.

Ia juga mengapresiasi respons petugas PLN yang dinilai semakin cepat dalam menangani keluhan masyarakat. Menurutnya, komunikasi yang baik antara pimpinan dan petugas di lapangan turut menjadi faktor penting dalam mendukung pemeliharaan dan penanganan gangguan jaringan listrik.

Dengan inspeksi yang dilakukan setiap hari serta pemeliharaan berdasarkan kondisi jaringan, PLN ULP Natuna diharapkan dapat terus menjaga stabilitas pasokan listrik dan memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat. (Manalu)

Editor: Erwin

Bagikan

Recommended For You

About the Author: Redaksi Harian Metropolitan