Hasil Sadapan Karet Milik Ibu di Batu Gajah Natuna Hilang

NATUNA, harianmetropolitan.co.id – Nasib pilu dialami seorang ibu di Desa Batu Gajah, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. Hasil jerih payahnya menyadap karet selama berhari-hari dilaporkan hilang saat hendak dijual.

Karet keping yang dikumpulkan dengan penuh kesabaran itu mendadak raib. Peristiwa kehilangan tersebut diketahui terjadi pada November 2026 ini.

Informasi itu disampaikan Gunawan, anak bungsu dari lima bersaudara, saat dihubungi awak media pada Kamis, 5 November 2026.

Gunawan menjelaskan, karet keping milik ibunya yang hilang sebanyak lima keping dengan berat sekitar 20 kilogram. Sementara itu, karet milik kakaknya juga ikut hilang sebanyak dua keping dengan berat kurang lebih 30 kilogram.

“Yang mamak hilang itu 5 keping, 20 kg. Kalau yang kakak 2 keping, 30 kg. Hilangnya dalam bulan ini juga,” ujar Gunawan.

Namun, bagi Gunawan, kehilangan tersebut bukan semata-mata persoalan jumlah dan berat karet yang raib. Lebih dari itu, ia merasa sedih mengingat perjuangan ibunya dalam mengumpulkan hasil sadapan tersebut.

Menurutnya, untuk menghasilkan satu keping karet, sang ibu harus bekerja selama empat hari dengan menyadap pohon karet di kebun.

“Yang saya sedihkan itu perjuangan Mamak. Untuk mendapatkan sekeping saja, Mamak harus 4 hari noreh. Harus 4 hari noreh baru lah dapat satu keping. Itu yang membuat saya sedih betul,” ungkapnya.

Setiap hari sang ibu harus pergi ke kebun, menyadap pohon karet di tengah panas dan rimbunnya pepohonan. Tetes demi tetes getah dikumpulkan hingga akhirnya menjadi sekeping karet yang memiliki nilai ekonomi.

Sayangnya, hasil kerja keras tersebut kini hilang. Peristiwa ini meninggalkan kesedihan sekaligus kerugian bagi keluarga, terutama bagi sang ibu yang telah menghabiskan waktu dan tenaga untuk mengumpulkan hasil sadapan.

Hingga berita ini diterbitkan, media ini masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait, di antaranya Kepala Desa Batu Gajah, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa setempat, guna memperoleh keterangan lebih lanjut mengenai peristiwa kehilangan tersebut. (Manalu)

Editor: Erwin

Bagikan

Recommended For You

About the Author: Redaksi Harian Metropolitan