Karateka Natuna Rohan Alfarades Raih Medali Perak Porprov Kepri 2026

NATUNA, harianmetropolitan.co.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet Kabupaten Natuna pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepri VI 2026. Kali ini, Rohan Alfarades, karateka yang turun di kelas kumite -84 kilogram putra, berhasil menyumbangkan medali perak untuk kontingen Natuna.

Rohan memastikan tiket ke babak final setelah melewati sejumlah pertandingan dan berhasil mengalahkan atlet dari beberapa kontingen daerah lainnya.

Pada partai final yang berlangsung Jumat, 6 November 2026, Rohan harus berhadapan dengan atlet karate asal Kota Tanjungpinang. Meski belum berhasil meraih medali emas, perjuangannya patut diapresiasi karena mampu membawa Natuna naik podium.

Ketua Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Natuna, Roy Sianipar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh atlet yang telah berjuang mengharumkan nama daerah.

Menurut Roy, meski Natuna hanya menurunkan lima atlet karate pada Porprov kali ini, hasil yang diraih sejauh ini cukup membanggakan.

Dari tiga atlet yang telah menyelesaikan pertandingan, kontingen karate Natuna berhasil mengumpulkan satu medali emas dan satu medali perak.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih atas perjuangan atlet yang telah memberikan prestasi untuk Natuna. Dari tiga atlet yang sudah bertanding, kita berhasil memperoleh satu emas dan satu perak. Masih ada dua atlet lagi yang belum turun bertanding,” ungkap Roy.

Ia berharap dua atlet yang belum bertanding dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya sehingga berpeluang menambah perolehan medali bagi Kabupaten Natuna.

Sementara itu, pelatih karate Natuna, Herman ST, mengaku bersyukur dan bangga atas pencapaian yang telah ditorehkan para atletnya.

Menurut Herman, keberhasilan tersebut merupakan buah dari semangat juang, kerja keras, serta tekad para karateka untuk memberikan prestasi terbaik bagi daerah.

Ia mengungkapkan, persiapan atlet karate Natuna kali ini memiliki keterbatasan karena tidak menjalani pemusatan latihan atau training camp (TC) seperti yang biasanya dilakukan menjelang kejuaraan besar.

Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat para atlet. Mereka tetap mampu tampil maksimal dan bersaing dengan karateka dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Riau.

Herman menilai pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan fasilitas maupun persiapan bukanlah penghalang bagi atlet daerah untuk meraih prestasi.

Dengan disiplin, tekad, dan semangat juang yang tinggi, atlet dari wilayah perbatasan seperti Natuna juga mampu bersaing dan berdiri sejajar dengan atlet dari daerah lainnya.
Perjuangan kontingen karate Natuna di Porprov Kepri VI 2026 pun belum berakhir.

Masih terdapat dua atlet yang dijadwalkan turun bertanding dan diharapkan dapat melanjutkan hasil positif yang telah diraih rekan-rekannya. (Manalu)

Editor: Erwin

 

Bagikan

Recommended For You

About the Author: Redaksi Harian Metropolitan