
Natuna, harianmetropolitan.co.id- Suasana haru menyelimuti kegiatan penarikan sekaligus perpisahan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 01 di Desa Binjai yang digelar di Gedung Kantor Desa Binjai. Acara tersebut dihadiri oleh pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dosen pembimbing lapangan, mahasiswa KKN, serta masyarakat setempat, Kamis 5 Februari 2026.
Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Desa Binjai, Said Muhammad Abdul Rosyid, yang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada mahasiswa KKN atas pengabdian dan kontribusi nyata selama berada di Desa Binjai.
“Kehadiran mahasiswa KKN telah memberikan warna dan semangat baru bagi masyarakat, khususnya dalam kegiatan sosial dan pendidikan. Kami sangat terbantu dan berharap silaturahmi ini tetap terjaga meskipun KKN telah berakhir,” ujarnya.
Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Septian Liandy, yang menegaskan bahwa KKN merupakan sarana pembelajaran penting bagi mahasiswa untuk memahami kehidupan sosial masyarakat secara langsung.
“KKN bukan hanya kewajiban akademik, tetapi juga proses pembentukan karakter dan empati sosial mahasiswa. Terima kasih kepada masyarakat Desa Binjai yang telah menerima dan membimbing mahasiswa selama menjalankan pengabdian,” tuturnya.
Sementara itu, Abel, selaku Ketua Posko 01 Desa Binjai, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan penuh dari pemerintah desa dan masyarakat selama pelaksanaan KKN.
“Kami datang sebagai mahasiswa, namun pulang dengan rasa kekeluargaan. Semua pengalaman dan kebersamaan di Desa Binjai akan menjadi kenangan berharga bagi kami,” kata Abel.
Momen paling mengharukan terjadi saat pemutaran video after KKN yang menampilkan rangkaian kegiatan mahasiswa selama berada di Desa Binjai. Tayangan tersebut membuat suasana menjadi emosional, terlihat mahasiswa KKN dan warga meneteskan air mata haru mengenang kebersamaan yang telah terjalin.
Dalam sesi pesan dan kesan, perwakilan mahasiswa KKN, Heni, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Binjai atas penerimaan dan dukungan selama kegiatan berlangsung.
“Kami belajar banyak tentang kebersamaan, kesederhanaan, dan arti pengabdian. Desa Binjai akan selalu memiliki tempat istimewa di hati kami,” ucapnya dengan suara bergetar.
Pesan dan kesan juga disampaikan oleh Ketua BPD Desa Binjai, Harmadi. Ia berpesan agar mahasiswa KKN senantiasa menjaga rasa kebersamaan, baik dengan sesama teman maupun dengan masyarakat.
“Jagalah silaturahmi dan adab, terutama kepada orang tua dan mereka yang lebih berpengalaman. Jika suatu saat bertemu kembali dengan kami, jangan sungkan untuk menyapa dan saling menghargai,” ujarnya.
Harmadi juga menyampaikan permohonan maaf atas keterbatasan pihak BPD dalam mendampingi dan mengikuti seluruh program KKN yang dilaksanakan mahasiswa.
“Kami dari BPD menyadari belum sepenuhnya bisa mendampingi dan mengikuti program KKN adik-adik mahasiswa. Untuk itu kami mohon maaf,” katanya.
Ia berharap program-program yang telah dijalankan mahasiswa KKN dapat terus dilanjutkan dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Desa Binjai.
“Harapan kami, program yang telah diberikan dapat kami lanjutkan demi kemajuan Desa Binjai,” pungkasnya.
Acara perpisahan mahasiswa KKN Posko 01 Desa Binjai ditutup dengan penyerahan cendramata, sesi foto bersama dan bersalaman antara mahasiswa, perangkat desa, serta masyarakat, sebagai simbol kebersamaan dan berakhirnya masa pengabdian dengan penuh kehangatan. (***Ni)