
Natuna, harianmetropolitan.co.id – Bupati Natuna, Cen Sui Lan, menyampaikan perkembangan pembangunan Pelabuhan Internasional Selat Lampa yang saat ini tengah berjalan sebagai bagian dari program pemerintah pusat.
Menurut Cen, proyek tersebut telah mendapatkan alokasi anggaran sekitar Rp20 miliar lebih dan kini memasuki tahap pengerjaan pada tahun ini. Pembangunan difokuskan pada sejumlah infrastruktur penunjang, seperti gudang serta fasilitas pendukung lainnya guna memperkuat fungsi pelabuhan.
“Program ini merupakan program pusat, dan saat ini proses pembangunannya sedang berjalan, termasuk pembangunan gudang dan fasilitas lainnya,” ujar Cen saat diwawancarai awak media, di Kantor Bupati Natuna, Rabu, 8 April 2026.
Ia menjelaskan, ke depan pihak Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) bersama Unit Pelaksana Teknis (UPT) akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan survei perkembangan pembangunan. Hal ini penting mengingat wilayah kerja pelabuhan tersebut masih terintegrasi dengan Kabupaten Kepulauan Anambas.
“Nanti kita akan turun bersama untuk melihat langsung progresnya, karena wilayah kerja kita masih bergabung dengan Anambas,” jelasnya.
Selain itu, Cen juga menyoroti pentingnya optimalisasi Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) di Natuna agar dapat berfungsi lebih efektif.
Ia berharap keberadaan SKPT dapat kembali diaktifkan dan dikembangkan, tidak hanya sebagai pusat aktivitas perikanan, tetapi juga didukung oleh infrastruktur pelabuhan yang memadai.
“Kita ingin SKPT ini bisa lebih efektif lagi, tidak hanya pelelangan ikan, tapi seluruh aktivitasnya bisa berjalan maksimal. Ke depan kita minta Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk mengembangkan dan mengaktifkan kembali,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Natuna berharap, dengan penguatan infrastruktur pelabuhan dan optimalisasi SKPT, sektor kelautan dan perikanan di daerah tersebut dapat berkembang lebih pesat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. (Rian)
