
NATUNA, harianmetropolitan.co.id – Harga cabai di Pasar Rakyat Ranai, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, mulai turun. Namun, penurunan itu belum banyak meringankan beban warga karena harga komoditas tersebut masih mencapai Rp100 ribu hingga Rp120 ribu per kilogram.
Berdasarkan pantauan media pada Kamis, 15 Oktober 2026, cabai rawit dijual sekitar Rp10 ribu per ons atau Rp100 ribu per kilogram. Adapun cabai merah panjang dibanderol Rp12 ribu per ons atau Rp120 ribu per kilogram.
Harga tersebut lebih rendah dibandingkan pekan sebelumnya. Ketika itu, cabai rawit dan cabai merah panjang sempat dijual sekitar Rp13 ribu per ons, dengan harga per kilogram berkisar Rp130 ribu hingga Rp140 ribu.
Meski demikian, penurunan harga belum mengembalikan harga cabai ke tingkat normal. Bagi sebagian warga, komoditas yang menjadi kebutuhan dapur sehari-hari itu masih membebani pengeluaran rumah tangga.
Atik, warga yang berbelanja di Pasar Rakyat Ranai, mengatakan harga cabai masih jauh di atas harga yang biasa ia temui.
“Ini masih tinggi sekali harganya. Masih di kisaran Rp100 ribu per kilo. Kalau normalnya kan paling Rp70 ribu saja,” ujarnya.
Ia mengaku harus mengurangi jumlah pembelian cabai untuk menyesuaikan pengeluaran rumah tangga. Menurut dia, penurunan harga yang terjadi belum cukup untuk membuat belanja dapur kembali seperti biasa.
“Masih berat sekali lah, jadi saya kurangi pembelian biar sesuai pengeluaran,” katanya. (Manalu)
