
KARIMUN, harianmetropolitan.co.id- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karimun terus memperkuat komitmennya dalam membangun karakter disiplin, kemandirian, dan jiwa kepemimpinan peserta didik sejak usia dini. Salah satu langkah strategis yang didorong adalah optimalisasi kegiatan Kepramukaan di lingkungan satuan pendidikan tingkat Sekolah Dasar (SD).
Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karimun, Linda Hariani, menegaskan bahwa Pramuka bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler biasa, melainkan wadah pembentukan karakter yang selaras dengan Profil Pelajar Pancasila.
“Pramuka memiliki peran yang sangat krusial dalam membentuk mental, kedisiplinan, serta semangat gotong royong anak-anak kita. Di usia Sekolah Dasar, penanaman nilai-nilai moral dan kebangsaan melalui metode kepramukaan terbukti sangat efektif karena dikemas secara edukatif, interaktif, dan menyenangkan,” ujar Linda Hariani saat ditemui di ruang kerjanya.

Menurut Linda, kegiatan kepramukaan di sekolah-sekolah dasar di Kabupaten Karimun dirancang untuk melatih ketangkasan, kreativitas, serta kecintaan terhadap alam dan sesama. Melalui latihan rutin, perkemahan tingkat sekolah, hingga kegiatan persahabatan antar-gugus depan, siswa diajak untuk belajar bekerja sama dalam tim dan berani mengambil tanggung jawab.
Lebih lanjut, Disdikbud Kabupaten Karimun secara berkesinambungan terus memberikan pembinaan serta dukungan kepada para pembina Pramuka di sekolah. Peningkatan kapasitas guru pembina melalui pelatihan khusus juga menjadi salah satu fokus agar materi yang disampaikan kepada siswa selalu adaptif dan sesuai dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan esensi dasarnya.
Linda berharap seluruh kepala sekolah, guru, serta orang tua dapat bersinergi mendukung penuh aktifnya kegiatan Pramuka di sekolah. Dengan dukungan yang kuat dari berbagai pihak, ia optimistis anak-anak di Kabupaten Karimun akan tumbuh menjadi generasi yang tangguh, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
“Mari kita jadikan Pramuka sebagai rumah kedua bagi anak-anak untuk belajar berorganisasi, melatih kepemimpinan, dan mencintai tanah air. Dari sinilah cikal bakal pemimpin masa depan bangsa dicetak,” pungkasnya
Sementara itu, SDN 003 Tebing juga menegaskan komitmennya dalam membina karakter, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan siswa melalui penguatan kegiatan Kepramukaan. Sekolah dasar yang menampung 670 siswa ini terbukti sukses menjadikan Pramuka sebagai salah satu pilar utama cetak prestasi.
Kepala SDN 003 Tebing, Raja Salmah, mengungkapkan bahwa hampir 90 persen trofi yang memenuhi ruang kerja kepala sekolah merupakan piala dari berbagai kejuaraan Pramuka, baik pada tingkatan Siaga maupun Penggalang.
“Alhamdulillah, kegiatan Kepramukaan di sekolah ini dijalankan dengan sangat baik. Untuk Pramuka Siaga, kami dibantu oleh adik-adik Dewan Kerja Ranting (DKR) Kwaran Tebing. Sementara untuk Penggalang, kami memprioritaskan pembina internal dari guru-guru sekolah sendiri agar ikatan emosional dan pembinaannya lebih optimal,” ujar Raja Salmah.

Struktur kepembinaan Gugus Depan (Gudep) di SDN 003 Tebing dikepalai oleh Aminah selaku Pembina Gudep. Adapun Pembina Siaga dipercayakan kepada M. Fadillah (Putra) dan Sari Dewi Pujiastuti (Putri), sedangkan Pembina Penggalang diampu oleh Tumin (Putra) dan Nurul Aisyah Malik (Putri), dengan dukungan manajemen sekolah di bawah Waka Kurikulum Tumin dan Bendahara Erna.
Raja Salmah menjelaskan, pelaksanaan Pramuka wajib di sekolahnya mengacu pada tiga unsur utama. Pertama, pengenalan dasar saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Kedua, pengintegrasian nilai-nilai Dasa Darma dan tokoh Baden-Powell ke dalam mata pelajaran di kelas oleh masing-masing guru. Ketiga, latihan teknik kepramukaan (tekpram) yang dilaksanakan secara berkala setiap hari Jumat.
Selain latihan rutin, sekolah juga teratur menggelar agenda perkemahan setiap semester, seperti Perkemahan Satu Hari (Persari) untuk tingkatan Siaga, serta Perkemahan Jumat Sabtu Minggu (Perjusami) bagi tingkatan Penggalang.Terkait pelaksanaan dan pembinaan di lapangan, pihak sekolah menegaskan bahwa sinergi antara pembina internal, keterlibatan DKR Kwaran Tebing, serta ketersediaan sarana penunjang kegiatan Pramuka telah berjalan sempurna.
Berkat pembinaan intensif tersebut, SDN 003 Tebing berhasil memboyong sederet penghargaan bergengsi, di antaranya Juara 1 Kategori Siaga serta Juara 2 dan Harapan Kategori Penggalang pada ajang LKVAFOR Tahun 2026 di Batam, hingga membawa pulang Piala Bergilir Samanlika dari SMAN 5 Karimun.
Menatap masa depan, Raja Salmah mematok target besar sebelum memasuki masa purna tugas pada tahun 2028 mendatang, yakni membawa kontingen Pramuka SDN 003 Tebing menembus ajang kepramukaan tingkat internasional.
Menatap masa depan, Raja Salmah mematok target besar sebelum memasuki masa purna tugas pada tahun 2028 mendatang, yakni membawa kontingen Pramuka SDN 003 Tebing menembus ajang kepramukaan tingkat internasional. Pembinaan akan di pacu agar anak-anak tidak hanya berani tampil di tingkat lokal dan provinsi, tetapi juga siap bersaing di level internasional. (***ZAF)