Bupati Karimun Ajak Ulama dan Masyarakat Perkuat Sinergi Pembangunan

KARIMUN, harianmetropolitan.co.id – Bupati Karimun, Ing. H. Iskandarsyah, mengajak seluruh elemen masyarakat, ulama, dan pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi dalam mendorong pembangunan Kabupaten Karimun yang lebih maju, damai, dan sejahtera.

Ajakan tersebut disampaikan Iskandarsyah saat menghadiri kegiatan Wirid Bulanan sekaligus Doa Bersama dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-27 Kabupaten Karimun dan Hari Santri Nasional ke-12 di Masjid Darul Kamal Huda Sememal, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Meral Barat, Sabtu, 31 Oktober 2026.

Kegiatan keagamaan tersebut turut dihadiri jajaran unsur pimpinan daerah, tokoh agama, ulama, para santri, serta masyarakat Kabupaten Karimun.

Dalam sambutannya, Iskandarsyah mengajak masyarakat menjadikan momentum Hari Jadi ke-27 Kabupaten Karimun sebagai bahan refleksi atas perjalanan daerah selama lebih dari dua dekade.

Menurutnya, usia 27 tahun menunjukkan bahwa Kabupaten Karimun telah memasuki fase kedewasaan yang harus diikuti dengan semangat untuk semakin mandiri dan mapan dalam membangun daerah.

“Di usia ke-27 ini, ibarat manusia, Kabupaten Karimun sudah berada pada fase sangat dewasa, mandiri, dan mapan. Perjalanan panjang yang telah kita lalui harus menjadi pijakan kokoh untuk melaju lebih mantap dan harmonis ke depan demi kesejahteraan seluruh masyarakat,” ujar Iskandarsyah.

Ia menegaskan, pembangunan daerah tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dan sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk para ulama dan tokoh agama.

Iskandarsyah juga mengakui bahwa pemerintah daerah membutuhkan masukan, nasihat, dan doa dari para ulama agar kebijakan serta pembangunan yang dijalankan tetap berada pada arah yang baik.

“Sebagai pemimpin, kami adalah manusia biasa yang tidak luput dari salah dan lupa. Oleh karena itu, masukan, nasihat, serta doa dari para ulama dan tokoh masyarakat sangat kami harapkan agar arah pembangunan daerah ini senantiasa berada di jalan yang diridhoi Allah SWT,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Karimun turut memberikan apresiasi terhadap peran santri dan pondok pesantren. Menurutnya, santri dan pesantren memiliki kontribusi penting dalam membangun karakter generasi muda sekaligus menjadi benteng moral di tengah masyarakat.

Momentum Hari Santri Nasional ke-12, lanjutnya, menjadi pengingat pentingnya menjaga nilai-nilai keagamaan, persatuan, dan ukhuwah dalam kehidupan bermasyarakat.

Pemerintah Kabupaten Karimun pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan serta mengambil peran dalam pembangunan daerah.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama untuk memohon keselamatan, keberkahan, serta kemajuan Kabupaten Karimun dan kesejahteraan seluruh masyarakatnya. (Aprilia)

Editor: Erwin

Bagikan

Recommended For You

About the Author: Redaksi Harian Metropolitan