Pantai Piwang Tutup Pukul 11 Malam, DLH Awasi Ketat Keamanan dan Kebersihan

NATUNA, harianmetropolitan.co.id- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Natuna terus berupaya meningkatkan kenyamanan dan kebersihan di kawasan wisata Pantai Piwang, Ranai. Seiring meningkatnya kunjungan masyarakat, apalagi dengan adanya turnamen dan berbagai kegiatan malam hari, DLH memastikan pengelolaan kebersihan dilakukan secara maksimal dan berkesinambungan, Senin 20 Oktober 2025.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Lingkungan Hidup DLH Natuna, Harmidi, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan pengunjung, salah satunya dengan penyediaan tempat sampah terpilah di sejumlah titik strategis.

“Kami terus berupaya agar pengunjung merasa nyaman saat berada di Pantai Piwang. Tempat-tempat sampah sudah kami perbarui dengan model terpilah sebagai upaya edukasi kepada masyarakat agar mulai membiasakan memilah sampah,” ujar Harmidi.

Tak hanya itu, DLH juga telah memasang sistem sound warning otomatis yang secara berkala memberikan peringatan kepada pengunjung untuk menjaga kebersihan dan tidak merokok di area permainan anak. Sistem ini juga mengingatkan orang tua agar memperhatikan anak-anak mereka saat bermain di sekitar pantai.

“Sound warning ini berfungsi secara rutin, memberikan imbauan agar pengunjung tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga kenyamanan bersama,” tambahnya.

Selain itu, selama kegiatan turnamen yang tengah berlangsung di kawasan Pantai Piwang, DLH menugaskan tiga petugas kebersihan yang siaga setiap malam untuk memastikan tidak ada sampah yang menumpuk.

“Setiap malam petugas kami stand by di lokasi. Sampah yang terlihat berserakan langsung dibersihkan malam itu juga, lalu pagi harinya diangkut dengan tossa dan kawasan kembali dibersihkan,” jelas Harmidi.

Untuk menjaga ketertiban, DLH juga menerapkan aturan penutupan kawasan Pantai Piwang setiap malam.

“Jam operasional Pantai Piwang hingga pukul 11 malam. Setelah itu kawasan ditutup dan pengunjung diminta keluar. Kecuali jika ada kegiatan resmi seperti turnamen atau pertandingan, barulah petugas tetap berjaga dengan pengawasan yang lebih ketat,” ujar Harmidi menegaskan.

Dengan berbagai upaya tersebut, DLH Natuna berharap masyarakat dapat ikut menjaga kebersihan serta mendukung program pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan wisata yang bersih, nyaman, dan ramah bagi seluruh pengunjung. (***Hani)

Bagikan

Recommended For You

About the Author: Redaksi Harian Metropolitan