Peluncuran Vaksinasi Dosis Kedua, Ini Tanggapan Ketua Komisi I

NATUNA, harianmetropolitan.co.id– Meski di hari libur kerja, Pemerintah Kabupaten Natuna tetao masuk kantor, sebab ada kegiatan pertemuan virtual dengan Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, terkait vaksinasi massal dosis kedua (II) di Provinsi Kepulauan Riau.

Kegiatan itu berlangsung di Kantor Bupati Kabupaten Natuna, dihadiri oleh Bupati Natuna, Wan Siswandi, unsur Forkopimda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Natuna, Wan Aris Munandar, Ahad 8 Agustus 2021 pagi.

Usai melaksanakan rapat, wartawan harianmetropolitan berkesempatan mewawancarai Ketua Komisi I DPRD Natuna, Wan Aris Munandar. Pada harianmetropolitan, ia mengapresiasi peran serta masyarakat Natuna dalam ikut mensukseskan program vaksinasi, sebab capaian vaksinasi di Kabupaten Natuna cukup tinggi.

(Saat sedang menyanyikan lagu Indonesia Raya, di aula Kantor Bupati Natuna. foto-Sarwanto)

Namun, politisi Partai Nasdem ini mengaku jika semua capaian itu tidak hanya dikerjakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna semata, melainkan ada peran vital TNI-Polri. “TNI-Polri yang selalu rutin melakukan sosialisasi termasuk peran media yang ada di Kabupaten Natuna, cukup masif memberitakan program vaksinasi,” ucapnya.

Aris bercerita, jika rapat itu membahas tentang peluncuran vaksinasi dosis kedua di Provinsi Kepulauan Riau. Ia pun berharap, capaian vaksinasi dosis kedua ini bisa mencapai 100 persen, agar tercapai herd immunity atau kekebalan kelompok terhadap virus Covid-19.

(Saat sedang rapat membahas peluncuran vaksinasi dosis kedua di Provinsi Kepulauan Riau. foto-Sarwanto)

Namun, ia juga mengingatkan bahwa vaksinasi bukan berarti tidak terkena Covid-19. Orang yang sudah divaksin masih bisa terpapar Covid-19 namun sudah memiliki imunitas tubuh yang kuat. Oleh sebab itu, ia mengajak agar seluruh pihak dapat mentaati peraturan pemerintah tentang pelaksanaan protokol kesehatan.

“Tetap memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, tidak berkerumum, dan diam dirumah jika tidak ada keperluan mendesak,” ucapnya. (*Sarwanto)

Bagikan

Recommended For You

About the Author: Redaksi Harian Metropolitan

Exit mobile version