Tangkal Radikalisme, Polres Tanjungpinang Gandeng Media dan Masyarakat

Tanjungpinang- (harianmetropolitan.co.id). Jajaran Polres Tanjungpinang terus melakukan pencegahan pada bahaya paham radikalisme kepada masyarakat di Kota Tanjungpinang. Maraknya terorisme, tentu membuat masyarakat merasa resah.

Radikalisme dan Terorisme adalah musuh nyata bangsa dan negara Indonesia bahkan dunia. Banyak dampak buruk dan negatif yang ditimbulkannya.

Polri terus memperkuat pemahaman masyarakat tentang bahaya radikalisme dan terorisme guna mencegah masyarakat terpengaruh kelompok itu.

“Oleh sebab itu, Polres Tanjungpinang mengharapkan agar rekan media berkenan untuk bersama sama mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap orang yang tidak bertanggungjawab untuk menyampaikan paham-paham yang bertentangan dengan NKRI,” ujar Kapolres Tanjungpinang AKBP Muhammad Iqbal, SH, SIK, M.Si melalui Kasubbag Humas IPTU Suprihadi di ruang kerjanya di Mapolres Tanjungpinang, Selasa (15/09/2020).

Supriadi menjelaskan bahwa aksi terorisme itu sendiri dimulai dari sifat dari manusia yang menunjukkan gejala pemikiran radikal negatif.

“Radikal negatif itu sendiri bermula dari intoleransi. Oleh karena itu, diharapkan kita semua mengerti apa itu radikalisme dan intoleransi,” ujar Kasubbag Humas IPTU Suprihadi.

Baca Juga :  Jubir Covid-19 Natuna Bantah Isolasi Asrama Haji Penuh

Supriadi menambahkan, peran serta media dalam menyebarkan informasi dan pembelajaran ataupun himbauan melalui jejaring sosial media, berita online maupun cetak, siaran radio, televisi dan lain sebagainya sangat diharapkan dan sangat penting dalam mencegah dan menghapuskan paham radikalisme dan terorisme tersebut.

“Kita ajak masyarakat jangan sampai terpengaruh dengan kejadian yang ada di medsos, ada penyebaran hoaks, untuk antisipasi radikalisme,” tutur Supriadi.

Polres Tanjungpinang, sambung dia, juga selalu melakukan berbagai upaya seperti deteksi dini akan adanya dugaan paham radikalisme dan terorisme di lingkungan sekitar khususnya di wilayah hukum Polres Tanjungpinang.

Dikatakan Supriadi, soliditas yang baik antara media dan masyarakat dalam bekerjasama memantau dan memonitor situasi di lingkungan sekitar dan menginformasikan apabila mengetahui ada hal-hal yang dicurigai sangat membantu pihak Kepolisian untuk segera mengambil langkah selanjutnya.

Supriadi juga berpesan agar seluruh elemen masyarakat serta media dan unsur pemerintahan bersatu dan bersama sama mencegah, menangkal paham radikalisme dan terorisme dari negara kita. (Rindu Sianipar)

Bagikan

Recommended For You

About the Author: Redaksi Harian Metropolitan