BMKG Anambas, Himbau Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem

harianmetropolitan.co.id, Anambas – Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika Statiun Meterologi Tarempa, Sirajul M Kepala BMKG Kabupaten Kepulauan Anambas, mengatakan, BMKG akan selalu mengupdate informasi cuaca.

Sesuai prediksi BMKG Bulan Oktober 2020 pancaroba dari musim kering ke penghujan bagi daerah yang termasuk dalam 342 ZOM (Zona Musim).

Sirajul menjelaskan, wilayah Kepulauan Riau termasuk wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas yang tidak termasuk atau tidak memiliki perbedaan yang jelas antara musim hujan dengan kemarau.

“Meskipun demikian wilayah kita tetap dipengaruhi oleh kondisi iklim global dan regional artinya bila ada fenomena global atau regional kita akan juga terkena dampaknya,” ucap Sirajul Saat dikonfirmasi, Sabtu 10 Oktober 2020

Seperti saat ini sesuai prediksi BMKG muncul La Nina yang mana suhu muka Laut wilayah Indonesia lebih panas dari wilayah samudera pasifik sehingga pada saat ini akan bertiup angin yang dominan dari arah barat kalau istilah di Anambas musim utara.

Lanjut Sirajul, dengan kondisi ini maka ditopang dengan pengaruh La Nina maka uap air yang masuk ke wilayah Indonesia semakin banyak, diprediksi mulai Oktober 2020 sampai Maret 2021 ada peningkatan curah hujan 40% dari normalnya.

“Puncaknya diperkira terjadi di bulan Januari dan Februari 2021 BMKG. Ia menghimbau kepada pemangku kepentingan untuk dapat mengingatkan masyarakat terutama nelayan untuk selalu siaga dengan kemungkinan terjadinya curah hujan ekstrim, angin kencang dan juga gelombang tinggi,” pintanya. (*Roza)

Bagikan

Recommended For You

About the Author: Redaksi Harian Metropolitan