
KARIMUN, harianmetropolitan.co.id– Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kabupaten Karimun langsung melakukan pemeliharaan dan perbaikan jalan berlubang pada ruas Jalan Paya Cincin Sei Bati, Kelurahan Pamak, Kecamatan Tebing. Ruas jalan ini merupakan akses utama yang menghubungkan menuju lingkungan sekolah SMK Negeri, MAN, serta SMP dan SMA Binaan.
Kegiatan perbaikan ini tertuang dalam Surat Perintah Kerja (SPK) Nomor 621/DISPUPR/BM/SPK/02/V/2026 tertanggal 29 Mei 2026, dengan nilai kontrak mencapai Rp199.324.000. Seluruh biaya pekerjaan sepenuhnya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Karimun Tahun Anggaran 2026.
Berdasarkan data yang tertera pada papan proyek yang terpasang di lokasi, pekerjaan pemeliharaan rutin jalan ini dipercayakan kepada kontraktor pelaksana CV. Muliawan Tanjak Perkasa, dengan CV. Nusa Dua Consultant bertindak selaku konsultan pengawas untuk memastikan kualitas pekerjaan. Adapun waktu pelaksanaan ditargetkan selesai dalam kurun waktu 60 (enam puluh) hari kalender terhitung sejak kontrak ditandatangani.
Kehadiran proyek perbaikan ini menjadi kabar baik dan jawaban atas kekhawatiran yang selama ini dirasakan para pelajar, tenaga pendidik, maupun orang tua siswa. Pasalnya, kondisi jalan yang berlubang dan rusak di sepanjang jalur tersebut kerap menjadi penyebab kemacetan serta dikategorikan rawan terjadi kecelakaan lalu lintas, terutama saat cuaca hujan.
Dikonfirmasi awak media kemarin, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Karimun, Raja Machrizal, membenarkan adanya kegiatan pemeliharaan tersebut. Ia menjelaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah mengembalikan fungsi jalan agar aman dan nyaman dilalui. Lebih jauh, Raja Machrizal juga memberikan angin segar bahwa perbaikan ini tidak berhenti pada penambalan saja, melainkan akan ditingkatkan kualitasnya seiring ketersediaan anggaran.
“Iya benar, saat ini sedang dilaksanakan pemeliharaan rutin jalan menuju sekolah SMKN, MAN, dan SMP SMA Binaan. Insya Allah, ke depannya jalan tersebut akan menjadi prioritas utama untuk ditingkatkan pekerjaannya hingga ke tahap pengaspalan ulang berlapis, tinggal menunggu anggarannya turun dan memadai,” ujar Raja Machrizal secara singkat namun tegas.
Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Pemkab Karimun dalam menunjang sektor pendidikan, di mana kenyamanan dan keamanan akses jalan menuju sekolah dianggap sebagai salah satu faktor pendukung keberhasilan proses belajar mengajar bagi generasi penerus daerah. (***Hariono)
