
(Kapal Motor Sekatung berlabuh di pelabuhan pering. foto-Zani)
NATUNA, harianmetropolitan.co.id- Kepala Sekolah Menengah Kejujuran Negeri 1 Bunguran Timur, Aswana, saat diwawancarai wartawan terkait tidak beroperasinya Kapal Motor (KM) Sekatung, milik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Bunguran Timur, sejak 7 tahun terakhir, mengaku, karena kondisi kapal sudah rusak.
Ia telah melaporkan persoalan itu pada Dinas Pendidikan Provinsi, tapi belum ada respon serius. “Sudah diajukan proposal untuk rehab, bahkan ke pusat juga sudah diusulkan untuk pengadaan kapal baru tapi belum ada realisasinya,” katanya.
Agar anak-anak dapat melaksanakan kegiatan magang, pihak sekolah melakukan kerjasama dengan PT Perindo di Selat Lampa, Kabupaten Natuna.
“Selama ini kerjasama terhadap PT Perindo sangat baik, siswa kami ditanggung makan dan dikasih uang jajan ketika selesai praktek,” katanya.
Ia berharap, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dapat memperhatikan sarana dan prasarana untuk kegiatan praktek siswa, terutama pada jurusan Nautika Kapal Penangkap Ikan (NKPI). “Kami perlu simulator kapal supaya siswa tidak menghayal dalam belajar,” katanya. (*Zn/Jagokma)
