
NATUNA, harianmetropolitan.co.id– Menjaga kebugaran tubuh terlebih dimasa pandemi Covid-19, harus. Prinsip ini dipegang teguh anak-anak usia dini hingga remaja, yang rutin melakukan aktivitas olahraga beladiri Karate setiap hari Minggu pagi, di halaman SMA Negeri 1 Bunguran Timur, Ahad 8 Agustus 2021 pagi.
Hasil pantauan wartawan harianmetropolitan, anak-anak mengenakan tegi (baju karate) sangat antusias untuk melakukan pemanasan, mulai dari lari, hingga senam.
Setelah itu, pelatih, Senpai Rohan, pemegang sabu hitam DAN I Nasional, memberi arahan dan gerakan, meminta kohai (anak murid) untuk mengikuti gerakannya.
Ketika diwawancarai wartawan harianmetropolitan, Ahad 8 Agustus 2021 pagi, Senpai Rohan, mengaku dari pelatih beladiri karate Goju Ryu Karate-Do Shinbukan Indonesia (GOKASI).
Setiap Minggu pagi, dirinya bersama anak murid memang sudah rutin melakukan olahraga beladiri. Namun, biasanya ia melatih di SD Negeri 1 Bunguran Timur, bukan di SMA Negeri 1 Bunguran Timur. “Kami ganti suasana Dojo (tempat latihan,” ucapnya.
Iapun mengaku baru sebulan ini aktif melatih karate, sebab beberapa waktu lalu masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Kabupaten Natuna sungguh sangat ketat. “Ya, Karena kemarin kasus Covid-19 di Natuna tinggi, kita off kan sementara. Kegiatan ini juga tidak lama, hanya satu jam,” ucap Rohan.
Rohan menerangkan jika dirinya selalu mengajari anak-anak untuk menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker. “Ya, latihan pun tetap pakai masker,” katanya.
Sementara itu, Satar, orang tua yang mengantar anaknya ikut beladiri karate mengaku tidak gusar anaknya ikut beladiri dimasa pandemi Covid-19, sebab, pelatihan beladiri itu menerapkan protokol kesehatan. Selain itu, anaknya juga memiliki aktivitas olahraga yang dapat menyehatkan tubuh. “Dari pada main pak, bagus olahraga,” ucap Satar. (*Jagokma)
